Ragam Test Knalpot Aftermarket Sakura, Nggak Asal Cakep

Ragam Test Knalpot Aftermarket Sakura, Nggak Asal Cakep – Cikarang – Dalam untuk mengembangkan sebuah knalpot aftermarket, PT Sakura Java Indonesia (SJI) memiliki beberapa kriteria sebelum untuk dilepas di pasar.

“Kami nggak ingin produk yang asal cakep. Tetapi juga bisa untuk meningkatkan tenaga. Sehingga konsumen puas dengan produk yang telah dibelinya,” tutur dari Toshinori Takai, Director PT SJI.

Pernyataan tersebut juga telah ditimpali oleh M. Irfan, Marketing SJI. “Setelah membuat sebuah prototipe suatu produk, kami telah menguji dengan tiga parameter yang telah sama dengan OEM. Yakni power, sound dan serta durability,” ungkapnya.

Pada sesi power, dari pabrikan knalpot OEM Yamaha ini telah menginginkan adanya kenaikan dari tenaga atau minimal sama dengan versi standarnya. “Kalau tidak lebih baik, kami tidak meneruskan ke dalam tahap produksi,” ujar Irfan.

Lalu pada test sound, Sakura telah memiliki standar kebisingan yang maksimum. Dimana ada knalpot motor 124cc kebawah yang telah dipatok maksimal 90 db. Lalu motor 125-150cc yang dibatasi 92 db saja. Sedangkan 151cc telah mencapai 94 db. “Kami akan usahakan untuk desain knalpot yang bersuara sedang, sehingga tidak memekakan telinga,” jelasnya.

Terakhir, adalah sebuah test durability atau pada ketahanan. “Knalpot tersebut harus lolos akan pengujian untuk selama 3.000 km tanpa adanya masalah. Setelah itu, baru bisa dijual secara umum,” pungkas Irfan.

0 Photos of the Ragam Test Knalpot Aftermarket Sakura, Nggak Asal Cakep