Hindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat Berkemudi

Hindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat Berkemudi

Hindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat Berkemudi – Mengemudi sebuah kendaraan baik sepeda motor atau mobil memang perlu membutuhkan suatu sikap yang baik agar selalu terhindar dari hal yang yang tidak di inginkan. Banyak diantaranya kasus kecelakan mobil disebabkan karena ulah pengemudi itu sendiri. Entah dilakukan secara sadar atau tidak, kebiasaan berbahaya masih dilakukan para pengemudi mobil.

Hindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat Berkemudi

Hindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat Berkemudi

Tidak hanya membahyakan dirinya sendiri, kebiasaan buruk ini juga dapat mengancam pengemudi lain di sekitarnya. Untuk itu alangkah baiknya jika Anda tidak melakukan kebiasaan buruk yang akan Trendotomotif jelaskan berikut ini.

Tidak memakai seat belt/sabuk pengaman

Sebagian pengemudi mobil masih belum paham betapa pentingnya memakai sabuk pengaman demi alasan keamanan. Parahnya lagi terkadang para pengendara mobil memakai sabuk pengaman hanya katena takut ditilang polisi lalulintas saja bukan dari kesadaran dirinya sendiri. Padahal sabuk pengaman memiliki fungsi yang sangat penting yakni untuk menambah tingkat keselamatan pada saat kecelakaan.

Selalu gunakan seat belt

Selalu gunakan seat belt

Sebuah data yang dirilis oleh Badan Nasional Jalan Raya Amerik Serikat (NHTSA) menunjukkan bahwa antara tahun 2004 sampai 2008, sabuk pengaman telah membantu menyelamatkan nyawa sebanyak 75.000 jiwa dari kecelakaan. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa sabuk pengaman memiliki peran yang sangat penting untuk keselamatan berkendara.

Meskipun kini beberapa mobil keluaran terbaru sudah dilengkapi teknologi keselamatan airbag. Ini tidak akan berkerja maksimal bila penghuni mobil tidak memakai sabuk pengaman. Sebab airbag diciptakan untuk berkerja bersama sabuk pengaman dalam membantu mencegah benturan penghuni mobil saat kecelakaan pada kecepatan tinggi.

Di Indonesia sendiri masih banyak orang menganggap bahwa mengendarai mobil dalam jarak dekat bisa dilakukan tanpa memakai sabuk pengaman karena mobil berjalan pelan. Padahal anggapan itu salah, mengendarai mobil baik jarak dekat maupun jauh tetap harus memakai sabuk pengaman karena kecelakaan dapat terjadi kapanpun dan dimanapun.

Mengemudi secara ugal-ugalan

Mengemudi secara ugal-ugalan masih menjadi salah satu penyebab terjadinya kecelakaan lalulintas. Mengemudi ugal-ugalan seperti bermanuver mendadak, berakselerasi atau mengerem mendadak tidak hanya dapat membahayakan dirinya sendiri namun keselamatan pengemudi lainnya pun juga terancam.

Jangan mengemudi ugal-ugalan

Jangan mengemudi ugal-ugalan

Kebiasaan seperti ini sudah seharusnya tidak dilakukan lagi oleh para pengemudi mobil. Bahkan dibeberapa negara telah menerapkan peraturan untuk menindak pengemudi mobil yang melakukan mebisaan ini. Tidak tanggung-tanggung hukuman denda dan penjara dapat menjerat pengemudi mobil ugal-ugalan tersebut.

Tidak berhati-hati saat cuaca buruk

Mengemudikan mobil saat cuaca buruk seperti hujan deras tanpa kehati hatian memang penuh resiko dengan kecelakaan. Karena saat hujan deras permukaan jalan akan menjadi licin dan jarak pandang juga terbatas. Sehingga bila Anda terburu-buru mengemudikan mobil saat cuaca buruk akan menyebabkan mobil mudah tergelincir dan menyebabkan kecelakaan.

Selalu hati-hati saat mengemudi dalam kondisi cuaca buruk

Selalu hati-hati saat mengemudi dalam kondisi cuaca buruk

Cara terbaik untuk mengatasi kondisi ini adalah dengan mengemudi secara hati-hati pada kecepatan rendah. Anjuran mengemudi dengan kecepatan rendah saat cuaca buruk tak terkecuali bagi pengemudi yang terlatih sekalipun dan pengemudi mobil dengan sistem all wheel drive (penggerak semua roda).

Sebab permukaan jalan yang licin membuat mobil kehilangan traksi sehingga akan menyulitkan ketika Anda harus mengerem secara mendadak dalam keadaan mendesak. Dan sebaiknya Anda harus memperpanjang jarak antara kendaraan yang didepan supaya tidak terjadi hal buruk.

Melakukan kegiatan yang mengganggu saat berkemudi

Entah karena terburu-buru atau ada hal lain terkadang seseorang mengemudikan mobilnya sambil melakukan kegiatan tertentu seperti bermaih hp, make up, makan atau minum. Padahal hal itu dapat mengganggu konsentrasi seseorang dalam mengemudikan mobil. Seperti data yang dirilis NHTSA mengemukakan bahwa sebayak 660.000 pengemudi mobil pada saat-saat tertentu telah melakukan kegiatan yang mengganggu saat mengemudikan mobil.

Jangan menggunakan ponsel saat berkemudi

Jangan menggunakan ponsel saat berkemudi

Sejatinya mengemudikan mobil sambil melakukan kegiatan mengganggu seperti bermain ponsel sudah dilarang sejak dahulu namun para pengemudi masih saja tidak menghiraukan larangan itu. Di beberapa negara juga telah melarang mengemudikan mobil sambil melakukan hal apapun yang dapat mengganggu konsentrasi pengendara.

Bahkan ada penelitian dari Car and Driver yang menyatakan bila mengemudikan mobil sambil mengetik sms sama halnya dengan mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk.

Hindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat Berkemudi

Mengemudi lebih dari batas kecepatan

Kebiasaan mengemudi secara cepat melebihi batas kecepatan merupakan salah satu penyebab kecelakaan tertinggi kedua setelah mengemudi dalam keadaan mabuk. Di salah satu penelitian dari Insurance Institute for Highway Safety mendapatkan hasil bahwa meningkatnya resiko kecelakaan di jalan raya salah satunya disebabkan oleh sopir yang mengemudikan mobilnya melebihi atau kurang dari rata-rata batas kecepatan yang telah ditetapkan pada jalan tertentu.

Jangan melebihi batas kecepatan

Jangan melebihi batas kecepatan

Pada dasarnya kecepatan berkemudi berkaitan dengan pengendara lain. Sehingga bila kebiasaan buruk ini dapat dihindari dan mengemudikan mobil sesuai dengan kecepatan rata-rata maka akan meningkatkan keamanan berkemudi.

Mengemudi dalam keadaan mabuk

Mengemudi dalam pengaruh alkohol atau narkoba dapat mempengaruhi tingkat konsentrasi dan kemampuan Anda saat mengemudikan mobil. Akibatnya pengemudi ini akan sulit untuk bereaksi. Alhasil nyawa akan dipertaruhkan.

Jangan mengemudikan mobil saat mabuk

Jangan mengemudikan mobil saat mabuk

Kebiasaan mengemudi dalam keadaan mabuk menjadi penyebab kecelakaan tertinggi di jalan raya. Bahkan kebiasaan ini juga menjadi penyebab kematian terbesar akibat kecelakaan lalu lintas.

Mengemudi saat lelah

Bila Anda merasakan kantuk saat berkemudi sebaiknya sesegeralah berhenti dan beristirahat sejenak. Sebab mengemudikan mobil dalam keadaan mengatuk sama halnya dengan mengemudikan mobil dalam keadaan mabuk.

Berhenti dan istirahatlah sejenak saat mengatuk

Berhenti dan istirahatlah sejenak saat mengatuk

Bila masih memaksakan untuk mengemudi maka Anda akan kehilangan konsentrasi dan reaksi saat berkemudi. Padahal dalam posisi mengemudi sangat membutuhkan konsentrasi dan reaksi yang cepat. Tambah lagi jika sudah tertidur tentu ini akan mengakibatkan kecelalaan lalu lintas.

8 Photos of the Hindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat Berkemudi

Hindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat BerkemudiHindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat BerkemudiHindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat BerkemudiHindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat BerkemudiHindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat BerkemudiHindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat BerkemudiHindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat BerkemudiHindari 7 Kebiasaan Ini Jika Kamu Ingin Selamat Berkemudi